{DRABBLE} Please, take a rest

heart-live-love-quote-sleep-Favim.com-419468

A storyline by harmonikyu

Min rin mendesah sambil berupaya bangkit dari tempat tidurnya. Kerongkongannya yang terasa kering membuatnya memutuskan untuk beranjak dari tempat tidurnya menuju dapur. Min rin menggenggam pinggiran tempat tidurnya saat rasa pusing mendera kepalanya. Ia mengernyit berusaha untuk menjaga keseimbangan tubuhnya.

Min rin tertatih sembari memegangi kepalanya yang berdenyut nyeri. Ia memang dalam keadaan kurang sehat. Tugas kuliah yang menumpuk berhasil menyita waktunya, bahkan juga berhasil menyita perhatiannya pada pria itu.

Min rin tersenyum kecut saat bayangan pria itu terlintas begitu saja di pikirannya. Setelah ia meneguk segelas air putih ia kembali berjalan menuju kamarnya. Bayangan belaian lembut dari tempat tidurnya dan dekapan hangat dari selimutnya membuat ia mempercepat langkahnya. Tak sabar ingin menjatuhkan diri dan tenggelam dalam dunia mimpinya.

Min rin hendak bersiap berbaring di ranjangnya nan empuk. Tapi bunyi getaran yang terletak di meja kecil di samping tempat tidurnya berhasil menginterupsi kegiatannya tersebut. Min rin sedikit mengerang kesal sambil meraih ponselnya tersebut. Rasa kesalnya semakin bertambah saat melihat nama pria yang sudah cukup lama tak ia jumpai tertera di layar ponselnya tersebut.

“mwo ?” Min rin berujar ketus tepat saat ia mengangkat telpon tersebut.
“yak ! kau tidak di ajarkan bagaimana cara menjawab telpon yang baik dan benar, eoh ?” suara diseberang sana menyahut kesal.

Min rin menggertakan giginya mencoba menahan amarah. Diusapnya dada lalu menghembuskan nafas panjang.
“ada apa kau menelponku ? tidakkah kau tau sekarang ini jam berapa ?”

Jeda sejenak. Yang terdengar hanyalah helaan nafas dari seberang sana.

“min mi noona bilang kau sakit” suara diseberang sana berucap tenang.

“nan gwenchana” min rin menjawab cepat. Berusaha meyakinkan bahwa ia tidak apa-apa.

“aku hanya sedikit kelelahan, dengan tidur yang cukup aku rasa semuanya akan kembali seperti sedia kala”

“istirahatlah yang cukup, jangan terlalu memaksakan diri”

Min rin menghela nafas panjang. “Memang lebih mudah mengatakannya daripada melakukannya”

“apa maksudmu ?” suara itu terdengar sedikit bingung. Min rin memutar bola matanya jengah lalu kembali mengucapkan hal yang sama dengan yang ia ucapkan barusan, hanya saja kali ini ia mencoba untuk menekankan pada setiap suku kata agar pria yang diseberang sana mengerti ucapannya.

“kau sendiri ? bukankah kau sedang fanmeeting di shanghai ?”

“aku baru saja usai” jawab pria itu tenang.

Min rin berdecak sebal. “lalu, kenapa kau menelponku, babo !”

“dasar bodoh ! aku menelponmu karena aku merindukanmu babo !”

Hampir saja Min rin menjatuhkan ponselnya saat ia mendengar kata rindu yang keluar dari bibir pria tersebut. Min rin menjauhkan ponselnya dan menatap ragu pada layar ponselnya. Apa benar ia sedang berbicara dengan seorang Cho yuhyun ? bathinnya terheran-heran.
Min rin kembali menempelkan ponselnya pada telinganya. “istirahatlah Kyu, bukankah besok kau akan berangkat ke Thailand ?” kali ini Min rin berucap lembut, jauh berbeda dengan intonasi suara ia yang sebelumnya.

“ne..arraseo..aku hanya ingin memastikan keadaanmu, Min mi noona bilang kau sedang tidak enak badan”

“aku tidak apa-apa Kyu, sebaiknya kau istirahat..kau juga harus menjaga kesehatanmu Kyu”
“arraseo” jawab kyuhyun singkat.

Min rin tersenyum saat mendengar nada patuh yang keluar dari bibir pria keras kepala itu. Sepertinya rasa lelah telah mendominasi keduanya hingga tak ada satupun diantara mereka yang berniat memulai adu mulut atau umpatan-umpatan yang biasanya selalu terjadi diantara mereka.

Min rin menjauhkan ponselnya dari telinganya lalu menatap layar ponselnya dengan alis terangkat. Masih terhubung. Ia kembali menempelkan benda tersebut pada daun telinganya dan terkikik pelan saat mendengar dengkuran halus dari seberang sana. Pria itu tertidur !
Min rin tersenyum lembut saat membayangkan betapa penatnya jika ia menjadi seorang cho kyuhyun. Terjebak dalam jadwal yang begitu padat hingga membuatnya sesak.
“kyuhyun-ah”
Min rin berbisik pelan, memastikan bahwa pria itu benar-benart telah tertidur. Tak ada jawaban dari pria itu. Dia benar-benar tertidur !
“jaljayo kyuhyun-ah, saranghae~”

‘And tonight I’ll fall asleep with you in my heart…’
– Park Minrin –

Fin.

ff ini baru aja selesai aku ketik beberapa menit yang lalu.
efek dari baca TL tentang fanmeeting SJ M yang di shanghai. Apalagi denger kabar si kyu langsung terbang ke Thailand buat iklan mashitanya keesokkan paginya.
di tambah lagi dengan penderitaanku yang di tinggal pergi sama orang seisi rumah dalam keadaan perut kosong -___-‘ #curcol XD

Advertisements

One thought on “{DRABBLE} Please, take a rest

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s